[SERIES]
Love is Feeling Part 21
Title : [SERIES] Love is Feeling Part
21
Author : Cavela
Length : Series
Genre : Sad and Tragedy
Main
Cast : Kim Myung Soo and Kim Ji Won
Other Cast : Cho Kyuhyun, Kim Yerim, Kim Ryeowook, Beige, Kim
Heechul, Im Yoona, Leeteuk aka Seongseonim Park, Hyuna, Gayoon,
Yoo Seung Ho, Jung Yong Hwa, Lee Hyukjae aka Eunhyuk, Song Eunji, Han Ji Min,
Kang In aka Seongseonim, Park Shi Ho, Hwang Jung Eum, Lee Da Hee, Lee Jun Ki,
Song Hye Kyo, Han Ga In, Park Shin Hye, Yoon Eun Hye, Jessica Jung, Moon Chae
Won, Kang So Ra, Goo Hye Sun, Lee Sunkyu aka Sunny, Lee Hong Ki, Shindong, Kim
Bum, Kim Gyeong, Song Ye Jin, Park Si Yeon, Jung So Min, Kim Jae Joong
Preview
Keesokan harinya, Ji Won kembali datang ke ruangan Leeteuk
dan mengetuk pintu ruangan itu.
“ Leeteuk Seongseonim.” Panggil Ji Won.
“ Masuklah!” Titah Leeteuk lalu Ji Won pun membuka pintu
ruangan itu dan masuk kedalam ruangan itu.
“ Bagaimana? Apakah kau sudah memikirkannya?” Tanya Leeteuk.
“ Nde.” Kata Ji Won.
“ Apa jawabanmu?” Tanya Leeteuk.
“ Nde, saya menyetujui kontrak ini.” Kata Ji Won sambil
menyerahkan kertas kontrak itu kepada Leeteuk.
“ Geure, kau sudah memilih pilihan yang tepat karena kau sudah
menyetujuinya maka besok kau harus pergi ke Jepang.” Kata Leeteuk sambil
melihat kontrak yang sudah ditandatangani oleh Ji Won.
“ MWO? BESOK?” Tanya Ji Won tak percaya.
“ Nde, besok. Apakah ada masalah?” Tanya Leeteuk.
“ Aniyo. Apakah itu tidak terburu-buru, seongseonim?” Tanya
Ji Won.
“ Ani, karena lebih cepat kau berangkat ke Jepang maka kau
akan lebih cepat menjadi seorang aktris terkenal.” Kata Leeteuk.
“ Geure, saya akan berangkat besok. Kalau sudah tidak ada hal
untuk dibicarakan lagi, maka saya akan keluar sekarang.” Kata Ji Won.
“ Arra, kau boleh keluar sekarang untuk mempersiapkan
keberangkatanmu besok.” Kata Leeteuk.
“ Kamsahamnida, seongseonim.” Kata Ji Won sambil membungkukan
sedikit tubuhnya.
“ Ne, kau boleh keluar sekarang.” Titah Leeteuk sedangkan Ji
Won hanya tersenyum dan meninggalkan ruangan Leeteuk.
Setelah Ji Won keluar dari ruangan Leeteuk, dia pergi menuju
kelasnya.
“ Ottokke? Mengapa harus berangkat ke Jepang besok?” Tanya Ji
Won dalam batinnya.
“ Ji Won.” Panggil Eun Hye dan Jessica bersamaan.
“ Waeyo?” Tanya Ji Won dengan dinginnya.
“ Ige mwoya? Mengapa kau menjadi dingin lagi seperti ini?”
Tanya Eun Hye.
“ Mianhae, aku harus pulang sekarang.” Kata Ji Won.
“ Waeyo? Apakah terjadi masalah lagi?” Tanya Jessica.
“ Aniyo, aku harus pulang sekarang karena aku harus
mempersiapkan keberangkatanku besok.” Jelas Ji Won sambil membereskan
barang-barangnya ke tas.
“ Apa maksudmu? Apa kau mau pergi?” Tanya Eun Hye.
“ Nde, aku akan pergi ke Jepang besok.” Kata Ji Won.
“ MWO? JEPANG? BESOK?” Tanya Eun Hye dan Jessica bersamaan
untuk meyakinkan mereka.
“ Yak, kalian tidak perlu berteriak seperti itu.” Kata Ji Won
tak terima.
“ Kami tidak sedang berteriak tapi kami terkejut mendengar
perkataanmu barusan bahwa kau akan pergi ke Jepang besok.” Jelas Jessica.
“ Arra, karena kalian sudah mendengar alasanku maka aku akan
pulang sekarang.” Kata Ji Won sambil memakai tasnya.
“ Besok kau berangkat jam berapa?” Tanya Jessica.
“ Jam 10 a.m. Aku akan pulang sekarang. Annyeong.” Kata Ji
Won sambil melambaikan tangannya dan meninggalkan mereka.
Hari pun telah berlalu, saat ini Ji Won berada di Bandara
Incheon bersama dengan Leeteuk yang menemaninya.
“ Apakah kau sudah berpamitan dengan neo chingu?” Tanya
Leeteuk.
“ Kemarin hanya sempat berpamitan dengan Yoon Eun Hye dan
Jessica Jung.” Kata Ji Won.
“ Apakah kau tidak menyesal karena tidak berpamitan dengan
mereka yang lainnya dan Myung Soo?” Tanya Leeteuk.
“ Molla.” Kata Ji Won dengan dinginnya.
“ Yak, aku ini pembimbingmu. Mengapa kau bersikap dingin
kepadaku?” Tanya Leeteuk tak terima.
“ Molla.” Kata Ji Won kembali.
“ Arra, kita masuk sekarang saja. Sebentar lagi pesawat akan
berangkat, kajja!” Ajak Leeteuk lalu mereka pun berjalan masuk ke bandara. Saat
Ji Won akan menyerahkan tiket pesawatnya kepada petugas, tiba-tiba ada
seseorang yang memanggil namanya.
“ Ji Won.” Panggil Eun
Hye.
“
Seperti ada seseorang yang memanggilku.” Kata Ji Won dalam batinnya.
“
Ji Won.” Panggil Jessica.
“ Ji Won, chankkaman” Panggil Moon Chae Won,
Kang So Ra, Goo Hye Sun dan Han Ji Min bersamaan.
“
Aniyo, bukan hanya seorang tapi seperti banyak orang. Ommo, apakah mereka
datang kemari?” Tanya Ji Won sambil terkejutnya dalam batinnya dan dia pun
membalikkan tubuhnya dan melihat chingunya yang sedang berlarian kearahnya.
“
Seongseonim, chankkaman! Nae chingu, ada disini.” Kata Ji Won dengan terharu
sambil melihat kearah chingunya.
“
Arra, aku akan menunggumu di dalam pesawat. Jangan terlalu lama, araseo!” Kata
Leeteuk.
“
Arra.” Kata Ji Won lalu meninggalkan Leeteuk dan menghampiri chingunya.
“
Yak, yeoja yadong! Mengapa kau pergi tanpa pamit seperti ini?” Tanya Hye Sun
tak terima sambil mencubit pipi Ji Won.
“
Yak, appo. Lepaskan!” Kata Ji Won sambil memegang tangan Hye Sun.
“
Yak, nappeun yeoja. Jika kau tidak mempunyai waktu untuk berpamitan dengan
kami, setidaknya kirimlah message
kepada kami.” Kata Chae Won tak terima.
“
Mianhae, jeongmal mianhae.” Kata Ji Won sambil menundukan kepalanya.
“
Arra. Karena kita semua telah berkumpul disini, bagaimana kalau kita foto
bersama sekarang?” Tanya Ji Min.
“
Nde, ide yang bagus. Kajja!” Ajak So Ra.
“
Bagaimana caranya kita bisa foto bersama jika tidak ada yang memotret kita?”
Tanya Hye Sun.
“
Ah, ada ahjussi disana! Aku akan minta tolong kepadanya, chankkaman!” Kata Chae
Won lalu menghampiri ahjussi itu.
Setelah
menunggu 10 menit, akhirnya Chae Won datang bersama ahjussi itu.
“
Kajja, kita memposisikan diri sekarang. Palli!” Ajak Chae Won.
“
Geure, hana dul set. Ok.” Kata ahjussi itu sambil memotret mereka.
“
Ahjussi sekali lagi, nde.” Pinta Chae Won.
“
Geure, hana dul set. Ok. Bagaimana? Apakah kalian ingin berfoto lagi?” Tanya
ahjussi itu.
“
Sepertinya ini sudah bagus, ahjussi. Kamsahamnida, ahjussi.” Kata Chae Won
sambil melihat hasil potretan itu dan membungkukan sedikit tubuhnya.
“
Kamsahamnida, ahjussi.” Kata Eun Hye, Jessica, Ji Won, So Ra, Ji Min dan Hye
Sun bersamaan.
“
Nde. Kalau begitu ahjussi pergi sekarang, nde. Annyeong.” Kata ahjussi itu.
“
Annyeong, ahjussi.” Kata Chae Won, Eun Hye, Jessica, Ji Won, So Ra, Ji Min dan
Hye Sun bersamaan sedangkan ahjussi itu hanya tersenyum lalu meninggalkan
mereka.
“
Ji Won, kau boleh pergi sekarang,” Kata So Ra.
“
MWO? Jadi sekarang kau mengusirku?” Tanya Ji Won tak terima.
“
Aniyo, aku takut kau terlambat saja.” Elak So Ra.
“
Arra, gomawo.” Kata Ji Won sambil memeluk mereka satu per satu.
“
Hati-hati saat kau sedang disana. Kami pasti akan merindukanmu.” Kata Jessica.
“
Arra. Annyeong.” Kata Ji Won sambil melambaikan tangannya dan pergi
meninggalkan mereka.
Ji
Won pun membalikan tubuhnya. Saat dia akan melangkah, tiba-tiba ponselnya
berdering.
“
MWO? MYUNG SOO? Apa mataku benar-benar sudah rabun? Mengapa namanya tertera di
layar ponselku? Apakah benar dia sedang meneleponku sekarang?” Tanya Ji Won
dalam batinnyatak percaya dan tiada hentinya mengedipkan mata pada ponselnya
beberapa kali hingga akhirnya dia menjawab panggilan tersebut.
“ Yeobsseo.” Sapa Ji Won namun Myung
Soo tidak menjawabnya hingga Ji Won mengulangi perkataannya lagi.
“ Yeobsseo. Yak, Myung Soo. Jawablah, ireona!
Aku tahu kau sedang mendengarkanku sekarang.” Kata Ji Won dengan kesalnya.
“ Arra, mengapa kau selalu marah-marah
seperti ini?” Tanya Myung Soo tak terima.
“ Mian, ada apa kau meneleponku?”
Tanya Ji Won.
“ Mengapa kau tidak memberitahuku
bahwa kau akan pergi ke Jepang sekarang?” Tanya Myung Soo.
“ Apakah aku harus memberitahumu?”
Tanya Ji Won dengan dinginnya.
“ Ani, semoga kau sampai ke Jepang
dengan selamat dan kombinasi pakaianmu hari ini cantik sekali.” Kata Myung Soo
dengan terbata-bata.
“ MWO? Mengapa kau bisa tahu? Apakah
kau ada disini sekarang?” Tanya Ji Won sambil melihat ke sekelilingnya dan
membelalakan matanya karena dia melihat Myung Soo yang sedang bersembunyi. Dia
pun merasa terharu hingga berusaha untuk menahan tangisnya.
“ Aniyo. Aku hanya memprediksi saja
karena biasanya kombinasi pakaianmu sangat aneh.” Elak Myung Soo.
“ Arra, jika tidak ada hal yang ingin
dikatakan lagi. Aku akan mematikan ponsel sekarang karena sebentar lagi
pesawatku akan berangkat.” Kata Ji Won sambil melihat kearah tempat Myung Soo
sedang bersembunyi.
“ Arra. Hati-hati, nde. Annyeong.”
Kata Myung Soo.
“ Nde, gomawo. Annyeong.” Kata Ji Won
lalu mematikan ponselnya dan membalikan tubuhnya lalu berjalan menuju pintu
masuk ke pesawat.
“
Aku pasti akan sangat merindukanmu, Myung Soo.” Kata Ji Won dalam batinnya dan
menghapus air matanya dengan jari tangannya.
Ji
Won pun masuk ke dalam pesawat dan duduk di kursi yang telah disediakan.
“
Bagaimana kabar neo chingu?” Tanya Leeteuk.
“
Mereka semua baik-baik saja dan aku sungguh terharu karena mereka masih
menyempatkan waktunya untuk menemuiku.” Kata Ji Won.
“
Geure, lebih baik kau istrirahat saja sekarang.” Titah Leeteuk.
“
Seongseonim, apakah kau yang memberitahu Myung Soo tentang keberangkatanku ke
Jepang sekarang?” Tanya Ji Won.
“
Mengapa kau bertanya seperti itu kepadaku? Mungkin saja neo chingu yang
memberitahunya.” Elak Leeteuk.
“
Mereka tidak mungkin memberitahunya karena mereka tidak menyukai Myung Soo.”
Kata Ji Won dengan tatapan selidiknya kearah Leeteuk.
“
Arra, jangan melihatku dengan tatapan jelek matamu itu. Dia bertanya kepadaku
tadi pagi karena dia tidak melihatmu sejak pagi. Dia mendesakku untuk
memberitahu tentang isi dari kontrakmu itu.” Jelas Leeteuk.
“
Lalu kau memberitahunya?” Tanya Ji Won.
“
Bagaimana mungkin aku tidak memberitahunya karena dia sudah mendesakku seperti
itu. Tapi kau sangat senang bukan? Karena dengan aku memberitahunya, dia datang
kemari.” Kata Leeteuk.
“
Arra, meskipun dia tidak menunjukan batang hidungnya didepanku. Kamsahamnida
seongseonim.” Kata Ji Won sambil tersenyum senang.
“
Aku baru melihatmu tersenyum manis seperti itu ternyata kau adalah yeoja yang
cantik juga.” Kata Leeteuk sambil melihat wajah Ji Won dengan selidik.
“
Yak, seongseonim. Jauhkanlah matamu dari wajahku sekarang. Palli!” Kata Ji Won
tak terima.
“
Waeyo? Aku ini masih muda dan tampan. Apakah kau tidak tertarik dengan wajah
tampanku ini?” Tanya Leeteuk.
“
Bagiku wajahmu ini memang tampan tapi usiamu itu sudah tua. Jadi jangan
coba-coba untuk merayuku, araseo!.” Kata Ji Won.
“
Arra, lebih baik kau istrirahat saja.” Kata Leeteuk.
“
Nde.” Kata Ji Won.
Setibanya
di Jepang, Ji Won pun memulai kehidupan barunya dan memulai masa trainingnya
untuk mewujudkan keinginannya menjadi aktris yang terkenal. Begitu pun dengan
Myung Soo dan chingu Ji Won yang sedang berusaha untuk mewujudkan cita-cita
mereka di Negara mereka yaitu Korea Selatan. Mereka semua menjalani kehidupan
masing-masing dengan semangat mengejar impian mereka.
***
3 Tahun Kemudian !!!
Di
Bandara Incheon tepat pukul 9 p.m, keluarlah seorang yeoja cantik dari pintu
keluar dengan di jaga oleh beberapa bodyguard. Yeoja tersebut menggunakan
pakaian yang anggun dan elegan. Beberapa blitz kamera pun menerangi setiap
jalannya. Yeoja itu hanya memberikan senyuman manisnya hingga kini dia
dikelilingi oleh beberapa wartawan dan camera man.
“
Annyeonghaseyo, Kim Ji Won-ssi. Bolehkah kami meminta waktu anda sebentar untuk
menanyakan beberapa pertanyaan?” Sapa salah satu dari beberapa wartawan itu dan
sang bodyguard pun tidak hanya tinggal diam. Mereka menghalangi setiap wartawan
yang ingin mendekati yeoja itu. Sang yeoja pun memberikan tanda kepada
bodyguard agar membiarkan wartawan mendekatinya.
“
Annyeonghaseyo.” Kata Ji Won.
“
Kim Ji Won-ssi, mengapa anda kembali lagi ke Seoul sedangkan anda merupakan
aktris terkenal di Jepang?” Tanya wartawan itu.
“
Saya kembali ke Seoul karena saya sangat merindukan orang tua dan nae chingu.”
Kata Ji Won sambil tersenyum manis.
“
Apakah ada alasan lain? Mengapa anda kembali ke Seoul?” Tanya wartawan itu.
TBC

Tidak ada komentar:
Posting Komentar