Jumat, 09 Mei 2014

[SERIES] Love is Feeling Part 21

[SERIES] Love is Feeling Part 21
Title                 : [SERIES] Love is Feeling Part 21
Author             : Cavela
Length             : Series
Genre              : Sad and Tragedy
Main Cast        : Kim Myung Soo and Kim Ji Won
Other Cast        : Cho Kyuhyun, Kim Yerim, Kim Ryeowook, Beige, Kim Heechul,  Im Yoona,  Leeteuk aka Seongseonim Park, Hyuna, Gayoon, Yoo Seung Ho, Jung Yong Hwa, Lee Hyukjae aka Eunhyuk, Song Eunji, Han Ji Min, Kang In aka Seongseonim, Park Shi Ho, Hwang Jung Eum, Lee Da Hee, Lee Jun Ki, Song Hye Kyo, Han Ga In, Park Shin Hye, Yoon Eun Hye, Jessica Jung, Moon Chae
Won, Kang So Ra, Goo Hye Sun, Lee Sunkyu aka Sunny, Lee Hong Ki, Shindong, Kim Bum, Kim Gyeong, Song Ye Jin, Park Si Yeon, Jung So Min, Kim Jae Joong


Preview
Keesokan harinya, Ji Won kembali datang ke ruangan Leeteuk dan mengetuk pintu ruangan itu.
“ Leeteuk Seongseonim.” Panggil Ji Won.
“ Masuklah!” Titah Leeteuk lalu Ji Won pun membuka pintu ruangan itu dan masuk kedalam ruangan itu.
“ Bagaimana? Apakah kau sudah memikirkannya?” Tanya Leeteuk.
“ Nde.” Kata Ji Won.
“ Apa jawabanmu?” Tanya Leeteuk.
Next

“ Nde, saya menyetujui kontrak ini.” Kata Ji Won sambil menyerahkan kertas kontrak itu kepada Leeteuk.
“ Geure, kau sudah memilih pilihan yang tepat karena kau sudah menyetujuinya maka besok kau harus pergi ke Jepang.” Kata Leeteuk sambil melihat kontrak yang sudah ditandatangani oleh Ji Won.
“ MWO? BESOK?” Tanya Ji Won tak percaya.
“ Nde, besok. Apakah ada masalah?” Tanya Leeteuk.
“ Aniyo. Apakah itu tidak terburu-buru, seongseonim?” Tanya Ji Won.
“ Ani, karena lebih cepat kau berangkat ke Jepang maka kau akan lebih cepat menjadi seorang aktris terkenal.” Kata Leeteuk.
“ Geure, saya akan berangkat besok. Kalau sudah tidak ada hal untuk dibicarakan lagi, maka saya akan keluar sekarang.” Kata Ji Won.
“ Arra, kau boleh keluar sekarang untuk mempersiapkan keberangkatanmu besok.” Kata Leeteuk.
“ Kamsahamnida, seongseonim.” Kata Ji Won sambil membungkukan sedikit tubuhnya.
“ Ne, kau boleh keluar sekarang.” Titah Leeteuk sedangkan Ji Won hanya tersenyum dan meninggalkan ruangan Leeteuk.

Setelah Ji Won keluar dari ruangan Leeteuk, dia pergi menuju kelasnya.
“ Ottokke? Mengapa harus berangkat ke Jepang besok?” Tanya Ji Won dalam batinnya.
“ Ji Won.” Panggil Eun Hye dan Jessica bersamaan.
“ Waeyo?” Tanya Ji Won dengan dinginnya.
“ Ige mwoya? Mengapa kau menjadi dingin lagi seperti ini?” Tanya Eun Hye.
“ Mianhae, aku harus pulang sekarang.” Kata Ji Won.
“ Waeyo? Apakah terjadi masalah lagi?” Tanya Jessica.
“ Aniyo, aku harus pulang sekarang karena aku harus mempersiapkan keberangkatanku besok.” Jelas Ji Won sambil membereskan barang-barangnya ke tas.
“ Apa maksudmu? Apa kau mau pergi?” Tanya Eun Hye.
“ Nde, aku akan pergi ke Jepang besok.” Kata Ji Won.
“ MWO? JEPANG? BESOK?” Tanya Eun Hye dan Jessica bersamaan untuk meyakinkan mereka.
“ Yak, kalian tidak perlu berteriak seperti itu.” Kata Ji Won tak terima.
“ Kami tidak sedang berteriak tapi kami terkejut mendengar perkataanmu barusan bahwa kau akan pergi ke Jepang besok.” Jelas Jessica.
“ Arra, karena kalian sudah mendengar alasanku maka aku akan pulang sekarang.” Kata Ji Won sambil memakai tasnya.
“ Besok kau berangkat jam berapa?” Tanya Jessica.
“ Jam 10 a.m. Aku akan pulang sekarang. Annyeong.” Kata Ji Won sambil melambaikan tangannya dan meninggalkan mereka.

Hari pun telah berlalu, saat ini Ji Won berada di Bandara Incheon bersama dengan Leeteuk yang menemaninya.
“ Apakah kau sudah berpamitan dengan neo chingu?” Tanya Leeteuk.
“ Kemarin hanya sempat berpamitan dengan Yoon Eun Hye dan Jessica Jung.” Kata Ji Won.
“ Apakah kau tidak menyesal karena tidak berpamitan dengan mereka yang lainnya dan Myung Soo?” Tanya Leeteuk.
“ Molla.” Kata Ji Won dengan dinginnya.
“ Yak, aku ini pembimbingmu. Mengapa kau bersikap dingin kepadaku?” Tanya Leeteuk tak terima.
“ Molla.” Kata Ji Won kembali.
“ Arra, kita masuk sekarang saja. Sebentar lagi pesawat akan berangkat, kajja!” Ajak Leeteuk lalu mereka pun berjalan masuk ke bandara. Saat Ji Won akan menyerahkan tiket pesawatnya kepada petugas, tiba-tiba ada seseorang yang memanggil namanya.
“ Ji Won.” Panggil Eun Hye.
“ Seperti ada seseorang yang memanggilku.” Kata Ji Won dalam batinnya.
“ Ji Won.” Panggil Jessica.
 “ Ji Won, chankkaman” Panggil Moon Chae Won, Kang So Ra, Goo Hye Sun dan Han Ji Min bersamaan.
“ Aniyo, bukan hanya seorang tapi seperti banyak orang. Ommo, apakah mereka datang kemari?” Tanya Ji Won sambil terkejutnya dalam batinnya dan dia pun membalikkan tubuhnya dan melihat chingunya yang sedang berlarian kearahnya.
“ Seongseonim, chankkaman! Nae chingu, ada disini.” Kata Ji Won dengan terharu sambil melihat kearah chingunya.
“ Arra, aku akan menunggumu di dalam pesawat. Jangan terlalu lama, araseo!” Kata Leeteuk.
“ Arra.” Kata Ji Won lalu meninggalkan Leeteuk dan menghampiri chingunya.
“ Yak, yeoja yadong! Mengapa kau pergi tanpa pamit seperti ini?” Tanya Hye Sun tak terima sambil mencubit pipi Ji Won.
“ Yak, appo. Lepaskan!” Kata Ji Won sambil memegang tangan Hye Sun.
“ Yak, nappeun yeoja. Jika kau tidak mempunyai waktu untuk berpamitan dengan kami, setidaknya kirimlah message kepada kami.” Kata Chae Won tak terima.
“ Mianhae, jeongmal mianhae.” Kata Ji Won sambil menundukan kepalanya.
“ Arra. Karena kita semua telah berkumpul disini, bagaimana kalau kita foto bersama sekarang?” Tanya Ji Min.
“ Nde, ide yang bagus. Kajja!” Ajak So Ra.
“ Bagaimana caranya kita bisa foto bersama jika tidak ada yang memotret kita?” Tanya Hye Sun.
“ Ah, ada ahjussi disana! Aku akan minta tolong kepadanya, chankkaman!” Kata Chae Won lalu menghampiri ahjussi itu.

Setelah menunggu 10 menit, akhirnya Chae Won datang bersama ahjussi itu.
“ Kajja, kita memposisikan diri sekarang. Palli!” Ajak Chae Won.
“ Geure, hana dul set. Ok.” Kata ahjussi itu sambil memotret mereka.
“ Ahjussi sekali lagi, nde.” Pinta Chae Won.
“ Geure, hana dul set. Ok. Bagaimana? Apakah kalian ingin berfoto lagi?” Tanya ahjussi itu.
“ Sepertinya ini sudah bagus, ahjussi. Kamsahamnida, ahjussi.” Kata Chae Won sambil melihat hasil potretan itu dan membungkukan sedikit tubuhnya.
“ Kamsahamnida, ahjussi.” Kata Eun Hye, Jessica, Ji Won, So Ra, Ji Min dan Hye Sun bersamaan.
“ Nde. Kalau begitu ahjussi pergi sekarang, nde. Annyeong.” Kata ahjussi itu.
“ Annyeong, ahjussi.” Kata Chae Won, Eun Hye, Jessica, Ji Won, So Ra, Ji Min dan Hye Sun bersamaan sedangkan ahjussi itu hanya tersenyum lalu meninggalkan mereka.
“ Ji Won, kau boleh pergi sekarang,” Kata So Ra.
“ MWO? Jadi sekarang kau mengusirku?” Tanya Ji Won tak terima.
“ Aniyo, aku takut kau terlambat saja.” Elak So Ra.
“ Arra, gomawo.” Kata Ji Won sambil memeluk mereka satu per satu.
“ Hati-hati saat kau sedang disana. Kami pasti akan merindukanmu.” Kata Jessica.
“ Arra. Annyeong.” Kata Ji Won sambil melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan mereka.

Ji Won pun membalikan tubuhnya. Saat dia akan melangkah, tiba-tiba ponselnya berdering.
“ MWO? MYUNG SOO? Apa mataku benar-benar sudah rabun? Mengapa namanya tertera di layar ponselku? Apakah benar dia sedang meneleponku sekarang?” Tanya Ji Won dalam batinnyatak percaya dan tiada hentinya mengedipkan mata pada ponselnya beberapa kali hingga akhirnya dia menjawab panggilan tersebut.

“ Yeobsseo.” Sapa Ji Won namun Myung Soo tidak menjawabnya hingga Ji Won mengulangi perkataannya lagi.
“ Yeobsseo. Yak, Myung Soo. Jawablah, ireona! Aku tahu kau sedang mendengarkanku sekarang.” Kata Ji Won dengan kesalnya.
“ Arra, mengapa kau selalu marah-marah seperti ini?” Tanya Myung Soo tak terima.
“ Mian, ada apa kau meneleponku?” Tanya Ji Won.
“ Mengapa kau tidak memberitahuku bahwa kau akan pergi ke Jepang sekarang?” Tanya Myung Soo.
“ Apakah aku harus memberitahumu?” Tanya Ji Won dengan dinginnya.
“ Ani, semoga kau sampai ke Jepang dengan selamat dan kombinasi pakaianmu hari ini cantik sekali.” Kata Myung Soo dengan terbata-bata.
“ MWO? Mengapa kau bisa tahu? Apakah kau ada disini sekarang?” Tanya Ji Won sambil melihat ke sekelilingnya dan membelalakan matanya karena dia melihat Myung Soo yang sedang bersembunyi. Dia pun merasa terharu hingga berusaha untuk menahan tangisnya.
“ Aniyo. Aku hanya memprediksi saja karena biasanya kombinasi pakaianmu sangat aneh.” Elak Myung Soo.
“ Arra, jika tidak ada hal yang ingin dikatakan lagi. Aku akan mematikan ponsel sekarang karena sebentar lagi pesawatku akan berangkat.” Kata Ji Won sambil melihat kearah tempat Myung Soo sedang bersembunyi.
“ Arra. Hati-hati, nde. Annyeong.” Kata Myung Soo.
“ Nde, gomawo. Annyeong.” Kata Ji Won lalu mematikan ponselnya dan membalikan tubuhnya lalu berjalan menuju pintu masuk ke pesawat.

“ Aku pasti akan sangat merindukanmu, Myung Soo.” Kata Ji Won dalam batinnya dan menghapus air matanya dengan jari tangannya.

Ji Won pun masuk ke dalam pesawat dan duduk di kursi yang telah disediakan.
“ Bagaimana kabar neo chingu?” Tanya Leeteuk.
“ Mereka semua baik-baik saja dan aku sungguh terharu karena mereka masih menyempatkan waktunya untuk menemuiku.” Kata Ji Won.
“ Geure, lebih baik kau istrirahat saja sekarang.” Titah Leeteuk.
“ Seongseonim, apakah kau yang memberitahu Myung Soo tentang keberangkatanku ke Jepang sekarang?” Tanya Ji Won.
“ Mengapa kau bertanya seperti itu kepadaku? Mungkin saja neo chingu yang memberitahunya.” Elak Leeteuk.
“ Mereka tidak mungkin memberitahunya karena mereka tidak menyukai Myung Soo.” Kata Ji Won dengan tatapan selidiknya kearah Leeteuk.
“ Arra, jangan melihatku dengan tatapan jelek matamu itu. Dia bertanya kepadaku tadi pagi karena dia tidak melihatmu sejak pagi. Dia mendesakku untuk memberitahu tentang isi dari kontrakmu itu.” Jelas Leeteuk.
“ Lalu kau memberitahunya?” Tanya Ji Won.
“ Bagaimana mungkin aku tidak memberitahunya karena dia sudah mendesakku seperti itu. Tapi kau sangat senang bukan? Karena dengan aku memberitahunya, dia datang kemari.” Kata Leeteuk.
“ Arra, meskipun dia tidak menunjukan batang hidungnya didepanku. Kamsahamnida seongseonim.” Kata Ji Won sambil tersenyum senang.
“ Aku baru melihatmu tersenyum manis seperti itu ternyata kau adalah yeoja yang cantik juga.” Kata Leeteuk sambil melihat wajah Ji Won dengan selidik.
“ Yak, seongseonim. Jauhkanlah matamu dari wajahku sekarang. Palli!” Kata Ji Won tak terima.
“ Waeyo? Aku ini masih muda dan tampan. Apakah kau tidak tertarik dengan wajah tampanku ini?” Tanya Leeteuk.
“ Bagiku wajahmu ini memang tampan tapi usiamu itu sudah tua. Jadi jangan coba-coba untuk merayuku, araseo!.” Kata Ji Won.
“ Arra, lebih baik kau istrirahat saja.” Kata Leeteuk.
“ Nde.” Kata Ji Won.

Setibanya di Jepang, Ji Won pun memulai kehidupan barunya dan memulai masa trainingnya untuk mewujudkan keinginannya menjadi aktris yang terkenal. Begitu pun dengan Myung Soo dan chingu Ji Won yang sedang berusaha untuk mewujudkan cita-cita mereka di Negara mereka yaitu Korea Selatan. Mereka semua menjalani kehidupan masing-masing dengan semangat mengejar impian mereka.

***

3 Tahun Kemudian !!!

Di Bandara Incheon tepat pukul 9 p.m, keluarlah seorang yeoja cantik dari pintu keluar dengan di jaga oleh beberapa bodyguard. Yeoja tersebut menggunakan pakaian yang anggun dan elegan. Beberapa blitz kamera pun menerangi setiap jalannya. Yeoja itu hanya memberikan senyuman manisnya hingga kini dia dikelilingi oleh beberapa wartawan dan camera man.
“ Annyeonghaseyo, Kim Ji Won-ssi. Bolehkah kami meminta waktu anda sebentar untuk menanyakan beberapa pertanyaan?” Sapa salah satu dari beberapa wartawan itu dan sang bodyguard pun tidak hanya tinggal diam. Mereka menghalangi setiap wartawan yang ingin mendekati yeoja itu. Sang yeoja pun memberikan tanda kepada bodyguard agar membiarkan wartawan mendekatinya.
“ Annyeonghaseyo.” Kata Ji Won.
“ Kim Ji Won-ssi, mengapa anda kembali lagi ke Seoul sedangkan anda merupakan aktris terkenal di Jepang?” Tanya wartawan itu.
“ Saya kembali ke Seoul karena saya sangat merindukan orang tua dan nae chingu.” Kata Ji Won sambil tersenyum manis.
“ Apakah ada alasan lain? Mengapa anda kembali ke Seoul?” Tanya wartawan itu.



TBC

Tidak ada komentar: